Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nasional STIENAS Samarinda
BERITA PENDIDIKANKegiatan Kampus

Danie : Class Public Speaking Be a Great Speaker

NSI.com, KALIMANTAN TIMUR – Pelatihan class public speaking & communication skill yang digelar DPC PRiBADI Kota Samarinda bekerjasama dengan sekolah tinggi ilmu ekonomi Nasional (STIENAS) Samarinda, pada Sabtu (22/11/25) lalu, menghadirkan pemateri bersertifikat BNSP yakni Danie Hasan SE, atau yang akrab disapa Papi Danie, telah berkiprah di dunia entertainment selama 3 dekade sejak tahun 1998 di Balikpapan.

Pada sesi itu, Danie menyampaikan bahwa public speaking penting untuk dipelajari, agar kita memiliki kemampuan berbicara di depan umum, untuk menyampaikan suatu pesan melalui komunikasi, baik satu arah maupun dua arah, dengan tujuan dapat memengaruhi orang lain atau suatu komuniktas.

Public speaking ada beberapa jenis, diantaranya public speaker, announcer, protokol, orator, pembawa acara, master of ceremony (MC), Entertainer host dan  presenter. Jadi siapapun yang ingin tampil di muka umum dengan baik, ia harus memiliki pengetahuan public speaking yang bagus, dan dengan membangun kesiapan baik kesiapan mental maupun teknis,” jelas Danie Hasan yang akrab disapa Papi Danie ini.

Peserta melakukan ice breaking, dipimpin Papi Danie.foto dok NSI.com.

Oleh karenanya, sambung Papi Danie tema class public speaking & communication skill hari ini, adalah “Be a great speaker” yang artinya “Jadilah pembicara yang hebat”, yang merujuk pada kemampuan untuk menyampaikan pesan dengan jelas, menarik, dan berdampak kepada audiens. Ini bukan hanya tentang berbicara, tetapi juga melibatkan penguasaan topik, memahami audiens, dan memiliki keterampilan komunikasi yang efektif.

“Jadi percaya diri itu bukan bakat, tapi harus dilatih dan terus melakukan upgrade diri. Kedatangan anda ikut class hari ini tidak sekadar untuk datang, duduk denger dan diam, tapi harus mendapatkan nilai tambah,” tegasnya, sembari menandaskan, bahwa untuk menjadi pembicara yang baik, ada beberapa tipsdalam menyampaikan pesan, yaitu harus fokus pada isi pesan, gunakan kalimat yang sederhana dan sesuai dengan kondisi setempat agar pesan yang disampaikan mudah dimengerti, jangan berkhotbah, dan hindari istilah yang tidak familiar serta memertimbangkan mamajemen waktu.

Selain menyampaikan hal itu, Papi Danie juga memberikan tips bagaimana teknik mengatasi rasa gugup ketika berada di depan audiens, termasuk mengolah kecakapan dalam berkomunikasi atau communication skill praktis. “Effektiv Communication itu adalah komunikasi yang tepat sasaran, berhasil guna atau mencapai tujuan, baik itu dalam hal menyampaikan informasi (to inform), menghibur (to intertaint) dan membujuk (to persuasif) dengan memerhatikan beberapa hal,” ungkap Danie sambil membeberkan hal yang perlu diperhatikan ketika menyampaikan pesan diantaranya control vokal, control audiene, moving, Two way, Intonasi, bobot atau isi dari kata dan kalimat serta ekspresi wajah.

Peserta yang jumlahnya sebanyak 22 orang terdiri dari pelajar, mahasiswa dan pekerja swasta ini, mengaku tertarik mengikuti kegiatan ini, tak lain untuk menambah wawasan dan kercayaan diri, serta skiil dalam berkomunikasi didepan banyak orang. Usai memberikan paparannya, Papi Danie melanjutkan dengan praktek berbicara di depan class, dimana saat kegiatan praktik berlangsung, jika peserta melakukan kesalahan saat itu juga langsung dilakukan perbaikan. (tim media centre stienas)

Related posts

PRiBADI dan STIENAS Samarinda Gelar Pelatihan Public Speaking & Communication Skil

stienas

48 Maba STIENAS Samarinda Tahun Akademik 2025/2026 Ikuti PKKMB

stienas

Mulai Besok Pendaftaran Beasiswa LPDP Dibuka Dalam 2 Gelombang

Translate »